Setelah melalui beberapa tahap hari senin kemarin terjadi sesuatu yang mengejutkan sekaligus antiklimask dari persoalan yang berkembang antara SpKEP dan manajement ASC. Sesuai dengan janji Menagement yang akan menyampaikan jawaban terhadap pertanyaan SP, hasilnya semua permintaan dari SP ditolak secara halus oleh management, dengan alasan klise, yaitu sebenarnya naik gaji sekarang sudah jauh lebih tinggi dari tahun kemarin atau sebelum-sebelumnya (anak SD juga tahu masalah hitungannya), dan kondisi perusahaan yang lagi kurang bagus (ditandai dengan pembangunan MEss Jepang,TEG, fasilitas lain dipabrik, dan proyek duren pembuatan CA-4 dan VCM-3.
Jumat sore Pengurus dan KOmisaris mengadakan meeting untuk membahas masalah ini dan sepakat hari senin akan melayangkan keberatan terhadap jawaban perusahaan dan ijin akan melakukan aksi lagi dihari selasa (karena manajement keberatan dengan aksi kemarin karena tidak ijin), secara tidak terduga Senin pagi Pengurus berkesimpulan untuk menerima jawaban management dan akan menghentikan aksi dan berjanji akan mengawal setiap keputusan manajemeng kedepannya seperti bonus dan kenaikan gaji, mereka megnundang komisaris pada pukul 13 00 untuk menjustifikasi keputusan mereka.
Tentu saja karena diadakannya mendadak, komisaris banyak yang tidak hadir, dan tentu saja keputusan itu bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat.
Anggota (arus bawah) tentu saja kaget mendengar berita ini, karan keputusan jumat saja baru disosialisaikan ke anggota untuk demo masa sudah berubah lagi..., Admin sendiri kebanjiran telpon mengenai keputusan ini, semua merasa kecewa dan tidak percaya dengan keputusan ini, kenapa dari awal mereka tidak mengatakan masalah ini, yang ditakutkan anggota, manajemant sekarang diatas angin dan akan mengambil segala keputusan akan lebih buruk dari sebelumnya karena toh SPKep ternyata melempem alias nerimo.
Kondisi sekarang timbul ketidakpercayaan anggota kepada pengurus SPKEp, dicurigai ada sesuatu dihari sabtu-minggu, dan berencana mengumpulkan tanda tangan anggota untuk menuntut tanggung jawab dari pengurus alias harus menjelaskan kondisi sebenranya situasi pada saat itu????????!!!!
Demikian kondisi terakhir, semoga kondisi ini menjadi pelajaran kepada seluruh komponen ASC, segala sesuatu harus dipikirkan dengan matang, karena jika dilakukan separuh hati akan berakibat fatal jadi bumerang buat kita sehingga timbul persoalan yang lebih besar.
Baut ALumni ASC yang diluar sana dimanapun berada dimohon masukannya dengan kondisi ini, juga doanya agar masalah ini tidak berlarut-larut.